Waspada, Radang Tenggorakan Bisa Picu Pendarahan

Inanews  Rasa sakit dibagian leher kerap menghantui setiap orang, terlebih sakit amandel dan radang tenggorokan. Akan tetapi sakit amandel dengan radang tenggorokan memiliki perbedaan.

Seperti yang diungkapkan oleh Dokter spesialis penyakit Raden Sudharma bahwa radang tenggorokan muncul karena ada peradangan saluran yang menghubungkan hidung atau mulut dengan kerongkongan. Sedangkan amandel terasa sakit jika tonsil terinfeksi, maka ia akan memerah dan memanas.

“Paling kalau penyebabnya virus, butuh waktu sekitar 10-14 hari,” katanya ditulis Kamis (2/5).

Selain itu menurutnya kalau usia bagi penderita yang terserang radang tenggorokan tidak menentu bahkan termasuk balita.

Raden juga mengatakan bahwa penyebab radang tenggorokan paling banyak ditemuinya adalah karena virus. Sedangkan rasa sakit karena jamur atau bakteri jarang terjadi.

“Manula juga bisa terserang radang tenggorokan. Tapi, yang paling banyak pasien radang tenggorokan dari usia 5-15 tahun,” paparnya.

Bahkan kata Raden untuk tidak menganggap remeh sakit radang tenggorokan. Sebab, radang tenggorokan bisa memicu pendarahan hingga tak dapat menelan. Apabila Anda membiarkannya berhari-hari tanpa diobati.

Dikatakan Raden bahwa ada cara sederhana untuk mencegah radang tenggorokan, yakni, rajin mencuci tangan sebelum berkontak dengan makanan atau minuman.

”Awalnya, Anda tak sakit. Lalu, dua hari kemudian Anda merasa sakit setelah meminjam sendok. Penyebarannya melalui air ludah bisa,” paparnya.

Baca Juga:  5 Tips Gaya Hidup Sehat untuk Kesehatan Jantung