Sri Mulyani Sebut Realisasi Ekspor Masih Jadi Perhatian pada Kuartal III/2019

Inanews – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan ada sejumlah faktor yang menjadi perhatian dan kemungkinan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal III/2019.

Faktor itu terutama datang dari kemampuan ekspor Indonesia. Selain itu, pemerintah juga masih melihat stimulan dari segi kebijakan investasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada periode tersebut.

“Kita menganggap ada beberapa faktor  yang masih jadi perhatian. Terutama dari sisi ekspor dan kita akan lihat apakah investasi juga bisa distimulasi dari berbagai kebijakan maupun dunia usaha,” paparnya dalam sebuah acara di Depok, Sabtu (12/10/2019).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia tumbuh 5,05 persen secara year-on-year (yoy) pada kuartal II/2019. Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha, di mana pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Jasa Lainnya yang tumbuh 10,73 persen.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) yang meningkat sebesar 15,27 persen.

Sementara itu, berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku kuartal II/2019, perekonomian Indonesia mencapai Rp3.963,5 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 menyentuh Rp2. 735,2 triliun.

Baca Juga:  Pemerintah Perlu Kerja Keras Untuk Genjot Ekonomi pada 2020