Sering Lewati Macet, Oli Mesin Motor Harus Lebih Cepat Diganti

Inanews – Dalam buku manual panduan servis pemilik motor, penggantian oli mesin biasanya direkomendasikan sampai interval 4.000 km atau 4 bulan pemakaian.

Namun dalam praktiknya, kadang pemilik motor jarang mencapai angka tempuh tersebut dalam satu kali penggantian oli. Sehingga kembali ke patokan bulan.

Selain merujuk pada buku panduan servis manual, membaca waktu penggantian oli ternyata harus pula menyesuaikan kondisi dan pemakaian motor sehari-harinya.

Sebab, motor yang sering melewati jalanan macet, harus lebih cepat ganti oli daripada jadwal biasanya. “Karena panas mesin yang berlebih, oli dipaksa bekerja di temperatur tertinggi,” ujar mekanik Duta Motor Sport Bekasi Ryan Fasha, di Bekasi, Minggu (10/2/2019).

Untuk informasi, kendati motor sering berhenti kala menjumpai kemacetan, sebenarnya oli mesin tetap bekerja dan terus mensirkulasikan pelumas ke part-part yang bergesekan.

Sehingga jika sering berjumpa dengan kemacetan, oli mesin motor harus lebih cepat diganti dari waktu yang sudah direkomendasikan pabrikan.

“Jika sering lewat jalan macet, lebih baik oli diganti setiap interval 3.000 km supaya pendinginan mesin tetap maksimal,” pungkas Ryan.

Baca Juga:  Kia jual 15 juta SUV dan Minivan di pasar global

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of