Rupiah Masih Terkapar, Dolar AS Perkasa di Rp 14.115

Inanews – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menguat pagi ini. Dikutip dari Reuters, Senin (25/6/2018), dolar AS berada di level Rp 14.115.

Nilai tukar dolar AS pagi ini mengalami penguatan terhadap rupiah usai libur panjang. Dolar AS bergerak dari Rp 14.077 hingga menuju RP 14.115.

Jelang akhir pekan kemarin dolar AS sudah berada di level Rp 14.070. Di hari sebelumnya, Kamis 21 Juni 2018 dolar bahkan menguat 173 poin ke level Rp 14.103.

Sebelum libur Lebaran, dolar AS terhadap rupiah berada di level Rp 13.930. Melemah juga dibanding posisi awal bulan di Rp 13.895.

Baca Juga : 3 hari setelah peluncuran Mainnet, EOS Bekukan dana pengguna

Menurut Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya pelemahan rupiah saat ini lebih dipengaruhi oleh penguatan indeks dolar AS.

“Saya lebih melihat dari sisi dolar AS indeksnya. Karena sejauh ini dolar AS indeks terlihat masih menguat antara 90-95,” tuturnya saat dihubungi kemarin.

Penguatan indeks dolar AS masih dipengaruhi beberapa sentimen dari negeri Paman Sam. Mulai dari rencana kenaikan suku bunga The Fed hingga efek perang dagang AS.

“Jadi harusnya itu yang lebih memberikan pengaruh. Tapi kan bukan cuma rupiah, mata uang lain juga terkena imbas dari penguatan dolar indeks itu,” tambahnya.

Beberapa mata uang di kawasan memang juga mengalami pelemahan terhadap mata uang dolar AS. Para investor lebih memilih untuk menempatkan dananya di mata uang yang aman seperti dolar AS.

Baca Juga:  Turun Tipis, Harga Telur Ayam Jadi Rp 28.000/Kg