Ruang Kelas MTs Bahrul Ulum di Mojokerto Ambruk, Delapan Siswa Tertimpa Atap

Inanews – Ruang kelas VII MTs Bahrul Ulum, di Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jatim, Jumat (8/1) pagi ambruk. 8 siswa terluka akibat tertimpa bangunan atap kelas yang ambrol tersebut. Belum diketahui pasti penyebab ambrolnya bangunan tersebut.

Saat kejadian, puluhan siswa kelas VII sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya. Tiba tiba seluruh bagian atap ruang kelas ambrol dan menimpa siswa.

“Tiba-tiba bagian atap ambruk saat berlangsung proses belajar mengajar. Anak anak langsung lari keluar kelas karena tidak ada tanda tanda sebelumnya,” kata Ahmad Sofuan, Kepala MTs Bahrul Ulum.

Siswa yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit. Sementara siswa lainnya langsung dipulangkan karena trauma dengan kejadian tersebut.

“Siswa yang terluka langsung kita bawa ke rumah sakit. Siswa lainnya kita pulangkan. Untuk besok tetap masuk, kelas 7 diliburkan yang luka tapi semua masuk seperti biasa,” jelas Ahmad.

Polisi langsung menyelidiki ambruknya atap ruang kelas MTs Bahrul Ulum, itu. Ruang kelas yang ambruk langsung diberi garis polisi untuk proses penyelidikan. Namun dugaan sementara, ambruknya atap bangunan kelas itu akibat kayu penyangga bagian atap sudah keropos dimakan usia.

“Hasil penyelidikan sementara, kayu penyangga atap sudah kropos dimakan rayap,” kata AKP Subiyanto, Kapolsek Jetis, Jumat (8/1).

Dari data polisi, siswa kelas VII ada 27 siswa, 3 siswa di antaranya tidak masuk sekolah. Saat proses belajar mengajar ada 22 siswa. Delapan siswa tertimpa kayu atap yang ambruk, 2 siswa dilarikan ke RS Rekso Waluyo Kota Mojokerto, satu siswa dibawa ke RSUD RA Basoeni, Gedeg.

“Ada 8 korban, 2 luka biasa karena pusing, tidak ada luka serius, sudah dibawa ke RS Rekso Waluyo Kota Mojokerto. Satu siswa dibawa ke RSUD RA Basoeni Gedeg karena tangannya mengalami benturan benda dari atas,” kata dia.

Baca Juga:  Waspada, Sekolah Bisa Menjadi Tempat Penularan Penyakit

Sementara dari data MTs Bahrul Ulum, gedung kelas VII merupakan bangunan tahun 2007 lalu. selama 12 tahun ini, bangunan kelas ini belum pernah direhap. Bahkan ada dua lokal kelas yang sudah dibangun, namun belum bisa ditempati.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of