Ramalan Pengamat MotoGP: Rossi dan Quartararo Berduet 2021

InanewsPertarungan perburuan juara dunia MotoGP 2019 telah ditutup seiring keberhasilan Marc Marquez mengunci gelar di GP Thailand, akhir pekan kemarin. Sekarang isu yang sedang banyak dibicarakan yakni mengenai masa depan pembalap.

Satu yang paling menyita perhatian adalah masa depan Fabio Quartararo dan Valentino Rossi. Pengamat MotoGP, Carlo Pernat menilai jika keduanya bakal menjadi mitra pada 2021 di tim Monster Energy Yamaha.

Penampilan apik Quartararo jadi salah satu hal yang menyita perhatian. Meski tampil bersama tim satelit Yamaha, tapi pembalap asal Prancis itu terbukti mampu menjadi pesaing terberat Marquez di beberapa seri balapan MotoGP musim ini.

Pernat meyakini jika tim Monster Energy Yamaha sudah mendapatkan tanda tangan Quartararo. Dengan usia 20 tahun, Pernat yakin Yamaha tidak akan buang waktu untuk mengamankan kontrak Quartararo sehingga ia tak hengkang ke pabrikan lain.

“Saya pribadi percaya Yamaha sudah menandatangani kontrak bersama Quartararo agar ia jadi pembalap tim pabrikan di 2021,” beber Pernat.

Jika penerawangan Pernat benar, maka skenario yang mungkin bakal dijalani tim pabrikan Yamaha yakni dengan memutus kontrak Vinales, yang bakal berakhir tahun depan. Pembalap asal Spanyol itu kemungkinan bakal pindah ke tim Ducati.

Menilik rekam jejak penampilan duo Yamaha di musim ini, Vinales bisa dikatakan jauh lebih baik ketimbang Rossi. Dia berhasil naik podium pertama, sedangkan The Doctor masih puasa kemenangan sejak 2017 di GP Belanda.

Tapi Pernat yakin jika Rossi bakal bertahan di ajang MotoGP. Mantan manajer Andrea Iannone itu mengungkapkan perubahan kepala mekanik menjadi salah satu faktornya.

“Rossi mengirim pesan lewat pergantian kepala mekanik. Langkah itu menunjukkan bahwa Rossi masih ingin ada di dunia MotoGP, ia memainkan kartu terakhirnya agar bisa tampil kompetitif. Tidak ada yang tahu saat ini keputusan Rossi untuk melanjutkan karier bila ia merasa masih kompetitif. Namun menurut saya, Vinales punya kesempatan bagus untuk pindah ke Ducati,” pungkas Pernat.

Baca Juga:  Piala Sudirman 2019, Mario Teguh Beri Motivasi untuk Tim Indonesia