Psst! Ini Lho Makanan Rahasia di Balik Vagina yang Sehat

Inanews – Tak dapat dipungkiri, apa yang kita makan tak hanya berpengaruh pada organ di dalam tubuh kita namun juga organ seksual kita. Terutama para wanita, di mana vagina sering kali kita abaikan kesehatannya karena letaknya tersembunyi. Duh!

Berikut makanan-makanan yang bisa membantu vaginamu menjadi lebih sehat:

  • Mengurangi risiko infeksi

Foto: Istimewa

Mungkin kamu sering mendengar bahwa vagina sangat rentan terhadap infeksi, terutama infeksi saluran kencing. Biasanya, penyebab utama terjadi infeksi adalah menahan pipis terlalu lama sehingga bakteri-bakteri menempel ke jaringan salurang kencing.

Untuk mencegahnya, kamu bisa mencoba untuk rutin mengonsumsi teh hijau. Ada temuan yang mengungkapkan bahwa zat katekin dalam teh hijau memiliki efek antimikrobial yang bisa mencegah infeksi saluran kencing.

“Dengan meminum teh hijau, katekin dilewatkan melalui saluran kencing, mengurangi bakteri yang kemudian menurunkan risiko infeksi. Minumlah dua hingga tiga cangkir per hari,” kata Carolyn Delucia, MD, dokter obsgyn di VSPOT Medi Spa New York.

  • Mengurangi rasa keram

Foto: iStock

Kerap kali terjadi rasa keram ketika kamu menstruasi, dan bisa kamu tangkal dengan memakan ikan. Rasa keram ditimbulkan oleh zat bernama prostaglandins yang membantu otot rahim berkontraksi dan meluruhkan jaringan.

Baca Juga : Ucapan Ultah Chicco Jerikho dari Putri Marino ini Bikin Meleleh

Sementara, asam lemak omega-3 dalam ikan seperti salmon dan tuna, mendorong zat protaglandins dan disebut dapat membantu mengurangi rasa keram yang tidak nyaman ini.

  • Mengurangi keputihan

Foto: thinkstock

Vagina yang sehat ‘dihuni’ oleh banyak bakteri baik bernama lactobacillus, yang membantu jaringan di dalamnya menjaga keseimbangan kadar pH (keasaman). Namun selain bakteri baik, ada juga mikroba lain seperti yeast atau ragi bernama candida.

Baca Juga:  Mengintip Manfaat Kesehatan Anggur, Salah Satu Komoditi Andalan Negeri Kangguru

Normalnya, keasaman dari lactobacillus mencegah ragi-ragi ini bertumbuh tak terkontrol, namun hal ini bisa terganggu dengan berbagai penyebab seperti penggunaan antibiotik, menopause, diabetes, menggunakan alat KB atau terapi hormon.

Kondisi ini nantinya akan menimbulkan infeksi yang memiliki gejala keputihan. Untuk mencegahnya, bisa memakan makanan kaya probiotik seperti yogurt plain, sauerkraut (makanan vegetarian), kimchi, tempe dan miso. Dr DeLucia menyebutkan bahwa probiotik dapat menjaga keseimbangan kesehatan dari bakteri baik dan kadar pH di vagina.

  • Mengurangi rasa kering

Foto: Delish

Pernah merasa vaginamu kering? Hal tersebut disebabkan oleh turunnya level estrogen, hormon yang dapat membuat jaringan vaginamu tetap elastis dan terlumasi dengan baik. Biasanya karena faktor-faktor seperti menopause, persalinan, menyusui dan penggunaan obat-obatan alergi dan flu tertentu.

Untuk mengatasinya, coba makan makanan olahan kedelai seperti organik edamame, tahu atau tempe. “Makanan-makanan ini mengandung senyawa nabati yang mirip estrogen, bernama isoflavin. Isoflavin juga bagus untuk menarik banyak air ke dalam jaringanmu,” tutur Dr DeLucia.

  • Menambah kepuasan seksual

Foto: Istimewa

Tentu saja, penting memiliki vagina yang sehat untuk mendapat kepuasan seksual bersama pasangan. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Archives of Gynecology and Obstetrics mengungkapkan bahwa wanita yang memakan apel lebih dari satu dalam sehari memiliki level yang lebih tinggi dalam fungsi pelumasan dan seksual.

Disebabkan oleh kandungan phloridzin yang mirip dengan hormon seksual wanita yang disebut estradiol. Ditambah lagi, apel juga kaya akan kandungan polifenol yang dapat membantu mendorong aliran darah ke jaringan vagina, yang makin memudahkan wanita mencapai klimaks.