Protes Pemberlakuan Tarif, Ratusan Pengemudi GOJEK Solo Raya Demo

Inanews – Ratusan pengemudi ojek online GOJEK se Solo Raya menggelar aksi demonstrasi di Alun-alun Selatan, Keraton Kasunanan Surakarta, Rabu (13/3). Mereka memprotes kebijakan manajemen PT GOJEK Indonesia (PTGI) yang memberlakukan tarif jarak pendek dan pemberlakuan sistem yang baru.

Kedua kebijakan tersebut dinilai merugikan driver GOJEK sebagai mitra PTGI. Para driver menuntut agar PTGI membatalkan pemberlakuan tarif jarak pendek atau tarif minimal Rp 4 ribu / 2,4 kilometer dan mengembalikan ke sistem yang tidak merugikan driver GOJEK. Selain aksi demo, mereka juga membagikan ratusan nasi bungkus dan konvoi menuju kantor Driver Service Unit (DSU) Solo Baru, Grogol, Sukoharjo.

Koordinator aksi, Didik Prakosa Andrianto mengatakan, aksi hari ini dilakukan untuk menuntut tarif gojek yang kurang berpihak pada mitra. Pihaknya juga akan menyampaikan aspirasi pada kantor gojek agar memberikan tarif yang lebih rasional dan manusiawi.

“Jadi kita mau menyampaikan aspirasi ke perwakilan GOJEK di Solo agar mau
memberikan tarif yang lebih rasional dan manusiawi. Minimal pendapatan per satu order di go ride jarak pendek itu sekarang cuma Rp 4 ribu, itu kurang rasional. Aksi ini kita lakukan supaya membawa kesejahteraan bagi kita semua,” ujar Didik.

Menurut Didik, tak banyak tututan yang dilakukan oleh para driver GOJEK. Yakni per 3 kilometer tidak dipotong. Jadi di angka Rp 2.100 per km kali 3, jadi Rp 6.300 per 3 km.

” Kalau sekarang ini, minimal order 2,4 km, per km Rp 2.100, jadi kita dapat Rp 5 ribu masih dipotong Rp 1.000 atau 20 persen. Jadi driver hanya dapat Rp 4 ribu, per 4 Maret lalu,” jelasnya.

Baca Juga:  Polres Bogor Dapat Hibah Dua Truk Satuan Dalmas

Ia berharap aksi ini mendapat tanggapan dari kantor GOJEK Solo dan diteruskan ke pusat. PTGI diharapkan memberikan tarif yang lebih rasionalisasi, sehingga ada pemerataan dan tidak ada akun prioritas.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of