Peredaran Narkoba di Tempat Hiburan Malam Sulit Dihilangkan

Inanews Konsumsi narkoba di tempat hiburan sulit dihilangkan. Bahkan peredaran narkoba kian marak, beberapa pengelola dan pemilik tempat hiburan malam diduga membiarkan hal itu.

“Itu sudah hal yang lumrah,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Pusat Satuan Tugas Anti Narkoba, Anhar Nasution saat dikonfirmasi, Rabu (22/1/2020). Mantan Ketua Asosiasi Tempat Hiburan Jakarta ini bahkan mengakui sempat melakukan upaya untuk mengurangi narkoba di tempat hiburan.

Kampanye-kampanye dilakukan demi mengurangi narkoba. Namun impian Anhar harus pupus melihat kenyataan yang ada”Hampir 80% pengunjung di tempat hiburan itu merupakan pecandu narkoba. Hal itu membuat saya kecewa dan mengundurkan diri,” kata Anhar.

Anhar mengakui bahwa saat menjabat sebagai Ketua Asosiasi Tempat Hiburan Jakarta, banyak peredaran narkoba tak terkendali. Dia pun tak memungkiri ada indikasi nyata antara kasus overdosis dengan narkoba di tempat hiburan malam.

“Yah saya enggak memungkiri ada manajeman yang bermain,” ucapnya. Meski tak menyebutkan secara spesifik mengenai lokasinya itu, namun Anhar menyebut beberapa tempat itu masih tersebar di beberapa tempat hiburan malam.

Baca Juga:  Percaya Pada WA di HP untuk Pinjam Uang, Mahasiswi Kena Tipu, Rp3,7 Juta pun Raib