Pemprov Jatim Kirimkan Bantuan Kepada 1.900 Warga Perantau di Jabodetabek

Inanews – Pemprov Jatim memastikan larangan mudik lebaran 2020 akan tetap diterapkan. Kepala Pelaksana BPBD Jatim Suban Wahyudiono mengatakan Pemprov Jatim telah mengirimkan bantuan kepada warga perantau di Jabodetabek. Ada 1.900 pax sembako yang disiapkan serta uang tunai Rp 372.600.000. “Sesuai instruksi Bu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa), hari ini kita kirimkan bantuan pangan dan jaring pengaman sosial kepada warga Jatim, ber-KTP Jatim yang merantau di Jabodetabek,” kata Suban di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (18/5/2020).

Suban menjelaskan dari data radar bansos hingga saat ini, ada 347 orang perantau yang telah di-acc. Selain itu, dari penyisiran yang dilakukan oleh paguyuban perantau, serta tim perwakilan Pemprov Jatim ditemukan ada 1.553 perantau asal Jatim yang diberi bantuan. “Sehingga total ada 1.900 orang. Nantinya mereka akan menerima uang tunai Rp 200 ribu, bantuan sembako isi beras 5 Kg, mie instan, gula, minyak, telor, vitamin, hand sanitizer serta masker,” jelasnya. Suban menambahkan, bantuan tersebut akan diberikan selama 3 bulan terhitung sejak pertama pada bulan Mei 2020. Selanjutnya, perantau akan mendapat bantuan pada Juni dan Juli 2020.

Sementara bantuan kepada Pemprov Jatim dari beberapa perusahaan terus mengalir pada Senin (18/5). Salah satunya dari PT Siantar Top Tbk yang memberi bantuan APD untuk menyupport tenaga medis guna penanganan COVID-19. Bantuan diberikan langsung oleh Direktur utama PT Siantar Top Tbk, Agus Suhartanto beserta jajaran kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. “Komitmen PT Siantar Top Tbk untuk membantu percepatan penanganan COVID-19 di Jatim berupa bantuan kepada Satgas COVID-19 Pemprov Jatim dengan total nilai bantuan senilai Rp 10 miliar yang dibagi dalam beberapa tahapan,” kata Agus.

Baca Juga:  Rp 1,62 T Sudah Cair Untuk Prakerja, Uangnya ke Mana?

Agus membeberkan bantuan tahap pertama ke Pemprov Jatim berupa APD dengan total bantuan 20.295 pcs untuk rumah sakit rujukan di Jatim. Pemberian bantuan APD bernilai miliaran rupiah ini adalah salah satu program CSR PT Siantar Top Tbk, di mana selama masa pandemi COVID-19 lebih diintensifkan. Bantuan juga diberikan oleh Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya kepada Pemprov Jatim. Bantuan ini diharapkan bisa disalurkan kepada masyarakat terdampak COVID-19 di Jatim. Hadir Perwakilan Masyarakat Tionghoa Surabaya, dr Alim Markus yang memberikan langsung bantuan berupa 4.000 pcs sabun, 10.000 pcs masker dan beras sebanyak 30 ton.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Terakhir, bantuan juga diberikan PT Wings Surya kepada Pemprov Jatim berupa APD dan Ventilator. Ada total 3 Ventilator dan 2.000 APD Bantuan PT Wings Surya yang diberikan kepada Pemprov Jatim. Khofifah mengucapkan terima kasih atas bantuan dari semua pihak kepada Pemprov Jatim. “Ventilator ini salah satu yang penting untuk perawatan. Saya pribadi sangat berterima kasih dengan bantuan ini.

Nanti akan kami gunakan baju hazmatnya, bisa untuk tenaga kesehatan ataupun petugas yang memang membutuhkan,” kata Khofifah. Sementara itu, General Affairs PT Wings Surya Oucky Hertanto mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan komitmen pihaknya untuk membantu pemerintah di Jawa Timur dalam menangani COVID-19. Terlebih, bantuan yang mereka berikan merupakan barang krusial. “Memang di kondisi ini, ventilator memang dibutuhkan APD pun juga. kami harap semua ini, bisa membantu untuk merawat pasien COVID-19. sehingga ini bisa cepat selesai semua,” katanya.