Pembobol ATM Rp312 Juta Ditangkap di Indramayu

Inanews – Polres Bogor berhasil menangkap  satu pelaku pembobol  ATM Indomart.  Pihak bank pemilik ATM di mini market Indomart menderita kerugian sebesar Rp. 312 juta.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky Pastika mengatakan, pelaku dibekuk anggota Sat Reskrim Resmob setelah melewati rangkaian penyelidikan usai laporan pemilik anjungan tunai mandiri.

Menurut orang nomor satu di jajaran kepolisian Polres Bogor ini, pelaku beraksi  pada hari Rabu, tanggal 26 Desember 2018 sekitar pukul  02.00 WIB.

Usai mendapatkan hasil kejahatan, pelaku kabur keluar kota. Jejaknya terlacak polisi. Pelaku akhirnya dibekuk di Dusun Asinan, RT 09/03, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu.

“Usai bobol ATM dan bawa uang ratusan juta, pelaku kabur keluar kota. Namun terlacak karena gambar CCTV merekam wajahnya,” kata AKBP Dicky Sabtu (29/12/2018).

Pelaku diketahui berinisial YA (21) warga Kampung Danasuta, RT 07/05, Desa Rahong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Kepada  wartawan, AKBP Dicky mengatakan, pelaku melakukan aksinya di Mesin ATM Bank BCA yang berlokasi di Indomaret HIbryd ID 600A, Jalan Raya Puncak, Desa Cibogo, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Uang tunai pecahan seratus ribu dan lima puluh ribu sebesar Rp312 juta dalam anjungan digondol setelah merusak mesin.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu, 1 buah helm warna putih, 1 kemeja lengan pendek, 1 buah kartu gantungan Mantenance Service Partner atas nama pelaku, 3 lembar surat pengakuan dan permohonan maaf yang diduga ditulis oleh pelaku, 1 lembar surat tugas pelaku,  1 lembar slip penerimaan gaji bulan Agustus 2018 milik pelaku, 1 dus kotak HP kosong merk Oppo A3 S,  31 kartu Paspor ATM BCA gold lama, 18 kartu Paspor ATM BCA gold baru, 30 kartu Paspor ATM BCA Silver atau Blue, 1 kartu Paspor ATM tahapan Xpresi BCA, 7 kartu Paspor ATM BCA Platinum (5 hitam dan 2 platinum), 19 kartu Paspor ATM Bank Danamon Syariah, 2 kartu Paspor ATM Bank BRI, 3 kartu Paspor ATM Bank Mandiri, 2 kartu Paspor ATM Bank BNI, 1 kartu Paspor ATM Sinarmas, 2 kartu Paspor CIMB Niaga, 1 kartu Visa Bank BTN Syariah, uang tunai sebesar Rp140 juta, 1 buku tabungan Bank BCA  atas nama pelaku dan 1 kartu ATM Bank BCA atas nama pelaku.

Dari informasi yang didapat, pelaku yang kini menjalani penahanan dan pemeriksaan, merupakan sindikat kejahatan perbankan spesialis ATM.

“Ia sudah berstatus tersangka. Keterangannya sedang didafami penyidik. Pelaku ini memiliki puluhan kartu dan buku tabungan berbagai bank. Kami akan buru pelaku lain dan jaringannya, jika ada keterangan pelaku mengarah kesana,”tegas AKBP Dicky.

(Visited 10 times, 3 visits today)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of