Pakai Handuk Mau Mandi, Istri Ditarik Lalu Dibacok Suami

Inanews – Perempuan 35 tahun ini bersimbah darah akibat luka bacokan, Minggu (2/12/2018). Ironisnya, pelaku penganiayaan adalah kakek 71 tahun yang juga suaminya sendiri, AWK.

Motif kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini tengah didalami Polsek Cibadak, termasuk mengamankan AWK. Sementara, korban mendapat perawatan medis di RSUD Sekarwangi.

Mulanya, ibu dua anak yang juga pegawai sebuah garmen itu ditemukan tetangga berada di luar rumah dengan kondisi mengenaskan. Hanya mengenakan handuk dengan tubuh berdqarah-darah. Tak bisa berkata-kata, perempuan itu kesakitan.

“Ibu itu berlumuran darah, saya langsung teriak meminta tolong,” ungkap Untung, warga.

Ibunda korban, Oli (60), mengatakan sebelum dianiaya suami, anaknya itu menginap di rumahnya yang hanya berjarak 50 meter dari rumah anaknya itu. Pagi-pagi, anaknya pulang ke rumah.

Mengutip keterangan anaknya, Oli mengatakan sang anak pulang untuk mandi. Ia melihat suaminya ngopi di teras rumah. Begitu masuk kamar mandi, tiba-tiba suami menariknya.

“Lalu dibacok, tapi Ida nggak tau pakai apa. Anak saya itu mengaku ditarik pakai tali tambang lalu dihujani bacokan,” ungkapnya. “Saya kaget ternyata anak saya dianiaya suaminya. Saya bersyukur kondisi anak mulai baik biarpun ada beberapa luka sobek.”

Kades Ciheulangtonggoh, Endang Djunaedi, membenarkan adanya kasus KDRT tersebut. Setahu dia, suaminya terkesan tertutup, jarang keluar rumah.

“Korban mengalami luka bacokan di tubuhnya yaitu luka sobek di kedua tangan dan leher kanan,” ungkapnya.

(Visited 16 times, 5 visits today)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of