Kecerdasan Buatan Facebook Bisa Perbaiki Foto Berkedip

Inanews – Facebook rela melakukan apa saja agar pengguna layanannya lebih sering berbagi konten. Setidaknya hal ini terlihat dari sejumlah usahanya menghadirkan fitur baru.

Salah satu fungsi baru yang sedang dikembangkan raksasa jejaring sosial ini adalah Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang bisa ‘memperbaiki’ foto kita yang tidak sengaja berkedip.

Dikutip Inanews dari The Verge, Selasa (26/6/2018), salah satu engineer Facebook mendeskripsikan metode baru menggunakan machine learning ini berfungsi membuat melek mata yang tertutup di dalam foto.

Baca juga : Ini Keunggulan Utama Oppo Find X

Sistem tersebut bekerja menggunakan metode machine learning bernama Generative Adversarial Network (GAN). Metode ini terbukti sangat mahir menciptakan gambar dan telah berhasil menciptakan selebriti palsu, mengubah cuaca dalam video, hingga merancang pakaian. Dengan demikian, memeperbaiki mata yang tertutup bukan tantangan berat untuk dibuat nyata.

Agar mampu mengedit foto orang yang berkedip, sistem ini harus mempelajari seperti apa tampilan mata pengguna secara normal. Ini berarti, GAN akan ‘berlatih’ pada foto seseorang ketika mereka tidak berkedip.

Dari sini, software memiliki gambaran tentang bentuk dan warna mata mereka, kemudian mengisi informasi tersebut pada foto yang berkedip. Proses ini sendiri dikenal sebagai ‘in-painting.’

Namun, hal ini bukan solusi sempurna. AI tersebut memang akan ‘berusaha’ untuk mengedit hingga bagian kacamata, pinggiran mata, dan wajah pada sudut ekstrim, dan terkadang menghasilkan gambar yang aneh. Meski demikian, ketika berhasil, cara tersebut akan menciptakan rekayasa mata yang sangat realistis.

Sebentar lagi, pengeditan berbasis AI sepert ini sepertinya akan menjadi fitur yang lumrah dalam aplikasi editor foto. Perusahaan seperti Adobe dan Pixelmator dikabarkan tengah menggarap sejumlah fitur yang didukung machine learning.

Baca Juga:  Qualcomm Umumkan Chip Snapdragon 730 dan Snapdragon 665

Nantinya, fitur tersebut memungkinkan siapapun untuk mengedit gambar walaupun memiliki keterampilan yang minim. Saat ini, metode ini memang baru pada tahap penelitian di Facebook. Belum ada informasi, Facebook akan menerapkan fungsi semacam itu ke layanannya