Kata-Kata Ikhlas Kehilangan untuk Membantumu Bangkit Kembali

Inanews – Di dunia ini, tak ada sesuatu yang benar-benar abadi. Kamu pun mungkin pernah kehilangan materi, kesempatan, cinta, sampai orang-orang yang kamu sayang. Kalau masih kesulitan menerimanya, barangkali membaca kata-kata ikhlas kehilangan di artikel ini bisa membantumu untuk bangkit kembali.
Kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidup memang berat. Semakin besar keterikatanmu padanya, semakin besar pula kepedihan yang akan kamu rasakan. Kalau kamu sedang mengalami itu, cobalah membaca kata-kata ikhlas kehilangan di artikel ini.

Hal-hal penting itu mungkin tak serta merta kembali ke hidupmu. Entah itu materi, kesempatan, sahabat, cinta, atau nyawa orang-orang yang kamu sayang. Tapi, semoga saja dengan membaca kumpulan kutipan di sini, kamu bisa lebih mudah menerima kenyataan.

Karena pada dasarnya, tidak ada yang abadi di dunia ini. Semua akan menghilang, termasuk diri kita sendiri. Hanya saja, tak ada yang tahu siapa yang bakal menghilang duluan dan siapa yang ditinggalkan.

Terkadang, yang ada di posisi kehilanganlah yang merasakan pedih mendalam. Padahal hidup harus terus berjalan. Sehingga mau tak mau, kita harus belajar ikhlas melepaskan dan terus maju ke depan.

1. Tak Pernah Memiliki

Seseorang yang pernah kehilangan sesuatu yang ia kira adalah miliknya selamanya, pada akhirnya akan menyadari bahwa tak ada satu pun di dunia ini yang benar-benar menjadi miliknya.Paulo Coelho

Ada yang bilang kalau yang apa pun yang kita miliki sebenarnya hanyalah titipan. Suatu saat nanti, semuanya akan diambil dari pelukan kita dan kembali ke Sang Pencipta.

Meski demikian, bukan berarti kamu harus takut memiliki hal-hal penting. Selagi ia masih jadi milik kita, hargai dan manfaatkan sebaik-baiknya. Namun, jangan lupa siapkan hati agar ikhlas saat kamu harus berpisah dengannya.

Baca Juga:  Membersihkan Pikiran

2. Itulah Hidup

Semua orang pernah kehilangan sesuatu yang berharga. Kehilangan kesempatan, kemungkinan, dan perasaan yang tak akan pernah kembali lagi. Itulah bagian yang membuat kita benar-benar hidup.Haruki Murakami, Kafka on the Shore

Tuhan menciptakan semua hal dalam satu paket. Ada bahagia, ada sedih. Ada pertemuan, ada perpisahan. Begitu pula dengan kepemilikan, pasti bakal diimbangi dengan kehilangan.

Tapi justru di situlah seninya hidup. Tanpa perpisahan, mungkin kamu bakal sulit menikmati setiap pertemuan. Tanpa kehilangan, boleh jadi kamu juga susah menghargai apa yang menjadi milikmu saat ini.

3. Terima Segalanya

Bahkan kehidupan yang bahagia tak akan pernah ada tanpa sedikit kegelapan. Kata bahagia akan kehilangan maknanya jika tak diseimbangkan dengan kesedihan. Akan lebih bijak jika kita menerima segalanya dengan kesabaran dan ketegaran.Carl Jung

Kata-kata ikhlas kehilangan ini intinya sama dengan kutipan dari Haruki Murakami sebelumnya. Yakni bahwa sebenarnya kita membutuhkan kegelapan, kesedihan, sampai kehilangan dalam hidup.

Meski sering dianggap sebagai sesuatu yang negatif, tanpa proses-proses tersebut, hidup ini tak bisa berjalan seimbang. Ingatlah bahwa Tuhan tak pernah menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia. Selalu ada hikmah dan pelajaran yang dapat dipetik darinya.

4. Masih Ada Harapan

Terimalah kekecewaan yang hanya sementara, jangan sampai kehilangan harapan yang tak terbatas.Martin Luther King, Jr

Meski berat, yakinlah bahwa kekecewaan yang kamu alami tak akan berlangsung selamanya. Roda kehidupan selalu berputar. Meskipun sekarang kamu berada di bawah, pasti ada saat di mana kamu akan naik kembali.

Yang paling penting, jaga dirimu agar jangan sampai putus harapan. Karena itulah yang bakal mendorongmu untuk maju. Harapan itu selalu ada selama kamu mau tak putus asa untuk mencarinya.

Baca Juga:  Ikhlas Itu Penting, Karena Tidak Ada yang Sia-Sia dengan #Pengorbananmu

5. Tak Akan Kehilangan Lagi

Setelah kita kehilangan segalanya, barulah kita bisa bebas melakukan apa saja. Chuck Palahniuk, Fight Club

Bahkan setelah kamu merasa tak memiliki apa pun, masih ada harapan untuk bangkit kembali. Justru dengan posisimu saat ini, kamu bisa bebas melakukan apa pun tanpa takut kehilangan lagi.

Mungkin inilah hikmah yang diberikan Tuhan untukmu. Yakni agar kamu mengerahkan seluruh kemampuanmu tanpa dibebani ketakutan. Begitu besar penderitaan yang kamu alami untuk mencapai titik ini. Apa iya, kamu mau melewatkannya begitu saja dan membiarkan semuanya sia-sia?