Jalani Diet Keto Disebut Bisa Tingkatkan Libido?

Inanews – Pro dan kontra selalu melingkupi beberapa macam diet unik yang sedang merebak dewasa ini. Salah satunya adalah diet ketogenik atau sering disebut diet keto, yakni diet yang tinggi lemak, rendah karbohidrat.

Diet keto disinyalir membantu program penurunan berat badan lebih manjur ketimbang diet lainnya. Dan kini, beberapa pelakunya menyebut diet ini berkhasiat untuk meningkatkan libido atau nafsu seks. Benarkah?

Beberapa pakar kesehatan ada yang tidak menyetujui gagasan tersebut. Seorang nutrisionis bernama Lily Soutter menyebutkan bahwa diet keto memang berpotensi mengalami perubahan dalam keseimbangan hormon.

Baca Juga : Pesan Penyemangat dari Victoria Beckham untuk Putrinya

“Beberapa riset mengungkapkan bahwa diet rendah karbohidrat bisa menyebabkan fungsi tiroid drop, yang mana tidak hanya menyebabkan kelelahan dan mood turun, tapi juga bisa secara negatif mempengaruhi libido,” lanjut Lily.

Ia melanjutkan, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa diet rendah karbohidrat juga dapat meningkatkan produksi hormon stres kortisol dan bisa secara negatif mempengaruhi sumbu hypothalamic-pituitary-adrenal (HPA), tiga kelenjar yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan hormon tubuh.

Jika dilakukan terlalu lama, maka diet keto juga dapat menekan produksi hormon leptin, yang nantinya akan mengganggu pengaturan hormon seks. Lily juga menyebutkan bahwa otak kita sangat mengandalkan glukosa, yang berasal dari karbohidrat.

“Memakan karbohidrat yang mengandung glukosa membantu tubuh untuk memproduksi serotonin, yang dikenal sebagai ‘hormon senang’. Oleh karena itu, merasa lesu karena kurangnya lebel serotonin dalam tubuh dapat berdampak negatif pada libido,” tandasnya.

Baca Juga:  Mitos vs Fakta : Apakah Rambut Basah Bisa Membuatmu Cepat Sakit?