Ini Jurus Vivo Sukses Kuasai Pasar Indonesia di Q1 2020

Inanews – Salah satu firma riset pasar International Data Corporation (IDC), telah mengeluarkan rilis terkait smartphone yang sukses kuasai pasar smartphone, khususnya di Indonesia pada kuartal pertama tahun 2020. Ya, menurut hasil tersebut memang sangat terlihat penurunan dan juga kenaikan dari beberapa brand smartphone dunia yang patut dicermati.

Menurut IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker memang pada kuartal pertama tahun 2020 ini pengiriman smartphone menurun hingga 11,7%. Total pada kuartal pertama tahun ini mengirimkan 275,8 juta smartphone ke pasaran. IDC menilai penurunan ini adalah yang terbesar walau sebelumnya juga pernah terjadi penurunan dalam tiga tahun terakhir berkisar -15% hingga -20%.

Penurunan ini tidak mengherankan mengingat pandemi COVID-19 yang tengah menyerang dunia, dan sempat lockdownnya China membuat berpengaruhnya penjualan smartphone di seluruh dunia. Memang year on year change beberapa produk cukup terlihat secara global. Beberapa merek mampu mempertahankan bisnis mereka karena produksi lokal, fasilitas dan penyangga pasokan komponen yang aman untuk dua bulan pertama triwulan kesatu.

Namun, bila dilihat dari data yang dirilis oleh IDC tersebut, ada beberapa smartphone yang mengalami peningkatan. Seperti, Vivo yang mengalami year on year change sebesar 7,0% untuk pasar global dan di Indonesia Vivo merajai pasar smartphone dengan market share sebesar 27,4%. Vivo berfokus pada pemasaran dan berbagai kampanye promosi untuk smartphone kelas bawah dan menengahnya di pasar Indonesia dan berhasil menjadi pemimpin pasar untuk pertama kalinya di 1Q20.

Adapun Vivo membeberkan strategi untuk dapat merajai pasar smartphone Indonesia, yaitu yang pertama memastikan produk mereka tetap tersedia di pasaran untuk para konsumen. Kedua, memastikan produknya berbasis Indonesia, lalu memastikan memberikan produk yang bervariasi dengan fitur dan juga teknologi terkini untuk pasar Indonesia. Terakhir, implementasi marketing dan juga promo yang cocok untuk pasar Indonesia.

Baca Juga:  Fitur Backup Manual Android Ke Google Drive Telah Diluncurkan

Menanggapi hal tersebut, Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma mengatakan memang awal tahun 2020 merupakan sebuah awal yang berat bagi semua industri, tidak terkecuali industri smartphone. “Dengan adanya basis produksi di Indonesia, kami terus berusaha sekuat tenaga untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen kami akan smartphone. Tidak hanya itu, kami juga berusaha agar produk resmi kami mudah ditemui di pasar,” ujar Edy Kusuma.