Inflasi Desember 2019 Diperkirakan Landai

Inanews – Proyeksi inflasi pada Desember 2019 diperkirakan hanya 0,5% (mtm).

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai, jika inflasi pada Desember 2018 mencapai 0,62%, maka  Desember tahun ini akan mencapai 0,4%-0,5% (mtm).

Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro memerinci, pihaknya mengekspektasikan inflasi akan berada di bawah 3,0% kumulatif tahun ini.

Dia memprediksi, inflasi pada Desember 2019 akan berada pada kisaran 0,42% (mtm), lebih besar dari November sebesar 0,14% (mtm). Adapun pemicu inflasi adalah faktor musiman Hari Raya Natal dan liburan Tahun Baru.

Andry memperkirakan kontribusi terbesar pada inflasi adalah tarif angkutan. Dia juga menyebutkan sepanjang Desember ini, harga untuk golongan pangan relatif stabil.

“Oleh sebab itu secara kumulatif 2019 inflasi diperkirakan 2,80% [yoy] lebih lecil dari realisasi inflasi 2018 [full year] sebesar 3,13%,” jelas Andry kepada Bisnis.com, Senin (30/12/2019).

Andry memerinci, prediksi ini lebih kecil dari proyeksi awal inflasi 2019 berada pada kisaran 3,41% dengan permintaan domestik yang relatif landai dari yang diperkirakan.

Selain itu, dari sisi pasokan relatif bisa dikendalikan. Adapun rendahnya inflasi dari administered prices ikut berkontribusi pada rendahnya inflasi tahun ini.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan inflasi Desember 2019 pada Kamis, 2 Januari 2020 mendatang.

Baca Juga:  Pemerintah Optimistis Target Inflasi Akhir Tahun Tercapai