Diduga Gelapkan Uang Miliaran Rupiah, Irwansyah Dilaporkan Oleh Medina Zein ke Polisi

InanewsIrwansyah tengah terlibat masalah hukum. Suami Zaskia Sungkar ini dilaporkan teman bisnisnya yang bernama Medina Susani atau Medina Zein ke Polrestabes Bandung, Jumat 18 Oktober 2019.

Seperti laporan polisi dengan nomor 2419/x/JBR/ Polrestabes Bandung, Irwansyah dilaporkan dengan dugaan perbuatan melakukan penggelapan dalam hubungan kerja/jabatan.

Pasal yang disangkakan kepada Irwansyah adalah Pasal 372 dan 374 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Tidak hanya Irwansyah, Medina juga melaporkan satu orang lagi yang diduga terlibat yakni Fitrah.

Medina ditemani kuasa hukumnya, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (18/10), mengaku telah mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. “Dengan kejadian tersebut klien kami mengalami kerugian sebesar Rp 1.985.534.367, hampir Rp 2 miliar rupiah,” kata Lukman Azhari, kuasa hukum Medina Zein.

1. Berawal Dari Bisnis

Kata Lukman, lebih lanjut, awal mula kejadian yang dialami kliennya bermula dari hubungan kerja sama antara kliennya dengan pihak terlapor pada 2017 lalu.

“Jadi Medina selaku pelapor mendirikan suatu usaha atau bisnis kue kekinian dan toko oleh-oleh di Bandung, tahun 2017 bersama para terlapor, Fitrah sebagai Direktur dan Irwansyah sebagai komisaris PT. Bandung Berkah Bersama, dan Medina sebagai dewan komisaris, pemegang saham juga,” kata Lukman.

Pada awalnya usaha tersebut berjalan dengan baik. Namun di tahun kedua sudah tidak ada pembagian profit. Memasuki tahun ketiga, ada kecurigaan dari Medina terkait keuangan perusahaan yang sudah tidak sehat.

2. Tidak Sehat

“Karena ditemukannya sejumlah hutang perusahaan. Medina menanyakan kepada Irwansyah, menurut Irwansyah bisnis kue ini profitnya hanya 7 persen. Menurut Medina Zein yang pebisnis, ini nggak masuk akal. Maka atas dasar tersebut, Medina Zein melakukan audit sekitar Juni 2019,”

Baca Juga:  Randy Pangalila Cicipi Pengalaman Baru dalam #MalamJumat the Movie

Untuk mendapat data audit, Medina merasa kesulitan karena ada pemegang saham yang menolak permohonan audit sehingga tidak terlaksana.

“Kami juga bingung, kenapa dipersulit. Padahal dia juga dewan komisaris dan juga pemegang saham, berhak tahu transpransi keuangan di dalam. Akhirnya dengan susah payah mencari data sendiri dengan mencross check pakai rekening koran tahun 2017, 2018 dan 2019. Setelah dilihat seksama ditemukan aliran dana tanpa sepengetahuan Medina ke rekening pribadi yang tidak ada hubungan dengan perusahaan dan dimana ditaksir aliran dana temuan awal ini hampir Rp 2 miliar yang diduga mengalir ke rekening Irwansyah dan perusahaan J-Corps (Jannah Corps) milik Irwansyah dan itu tidak ada kaitannya dengan perusahaan PT Bandung Berkah Bersama,” ujar Lukman.