Anies Soal Libur Pilkada: PNS DKI Tak Boleh Hilang Hak Pilih

Inanews  – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan banyak PNS Ibu Kota yang mengantongi identitas di luar Jakarta. Untuk itulah, bagi PNS DKI yang wilayahnya menggelar pilkada serentak, maka sebaiknya menurut Anies dapat menggunakan hak pilihnya.

“Banyak juga pegawai di DKI, khususnya yang tinggalnya di wilayah di mana di situ ada pilkada,” kata Anies di Polda Metro Jaya, Senin (25/6/2018).

“Tentu mereka tidak boleh kehilangan hak pilihnya,” imbuh Anies.

Baca juga : M Ridwan Kamil dan wakilnya, Oded M Danial kembali mengisi jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung.

Namun, pemerintah pusat masih belum mengeluarkan keputusan resmi berkaitan dengan libur saat pilkada serentak 2018. Anies pun menunggu keputusan pemerintah pusat.

“Kita mengikuti keputusan nasional, iya dong (libur) kalau semua wilayah libur kita mengikuti keputusan presiden,” kata Anies.

Sebelumnya, pemerintah mewacanakan libur nasional saat penyelenggaraan pilkada serentak pada 27 Juni mendatang. Hal ini mengacu pada aturan saat Pilkada tahun 2015 dan 2017. Seperti diketahui, tanggal 15 Februari 2017 sempat ditetapkan sebagai hari libur nasional karena masa pencoblosan Pilkada 2017.

“Pada pilkada 2017 yang lalu diterbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2017 pada 15 Februari sebagai Hari Libur Nasional,” kata Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar Baharuddin kepada wartawan, Kamis (21/6).

Menteri Bidang Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan ada usulan yang diliburkan hanya 171 daerah yang melaksanakan pilkada serentak. Namun, usulan lainnya menyebutkan sebaiknya libur nasional karena pemilih tidak hanya berasal dari 171 daerah itu saja.

Baca Juga:  Komnas HAM: Tim Asistensi Hukum Seharusnya Dibentuk Kapolri, Bukan Menteri

“Tadi baru diwacanakan. Nanti tentu butuh keputusan pemerintah, presiden dalam hal ini, mengapa nanti libur nasional diusulkan,” ucap Wiranto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (22/6).