38 Penumpang Pesawat Militer Chile Dipastikan Tak Ada yang Selamat

Inanews Komandan Umum Angkatan Udara Chile, Arturo Merino mengatakan, pihaknya telah menemukan puing-puing yang diyakini berasal dari pesawat Hercules C-130, yang menghilang pada Senin 9 Desember 2019 malam, di perairan yang dikenal sebagai Drake Passage.

Kata Arturo, pihaknya menemukan sisa-sisa manusia dan puing-puing yang ditemukan oleh kapal-kapal pencarian berasal dari sebuah pesawat Hercules C-130 yang dilaporkan hilang bersama 38 orang dan kemungkinan menemukan orang yang selamat adalah mustahil.

“Kondisi puing-puing pesawat yang ditemukan, tidak mungkin ada yang selamat dari kecelakaan udara ini,” kata Merino dalam konferensi pers di Pelabuhan Selatan Punta Arenas, seperti dilaporkan AFP, Kamis (12/12/2019).

Kata Merino, selain itu pihaknya juga menemukan jenazah manusia di perairan Drake Passage.

“Seiring dengan bagian-bagian dari pesawat yang telah ditemukan, sisa-sisa manusia telah ditemukan yang paling mungkin menjadi bagian tubuh dari mereka yang bepergian dengan C-130,” katanya.

Diketahui, tim pencarian telah menyisir perairan ujung selatan Amerika Selatan untuk melihat tanda-tanda pesawat angkut C-130 Hercules, yang menghilang. Ada 38 orang di pesawat tersebut, 21 penumpang dan 17 awak yang hendak menuju ke pangkalan Eduardo Frei melintasi Drake Passage di Antartika.

Baca Juga:  Tawuran Pelajar di Bogor, Siswa SMP Tewas