3 Tips Bebas Endapan Kotoran Telinga

Inanews – Kotoran telinga bikin kita gemas banget nih untuk mengeluarkannya, tapi ingat jangan asal membersihkan telinga kita lho. Bisa-bisa ancaman kotoran telinga masuk lebih dalam atau bahkan infeksi malah terjadi. Hii enggak mau kan?

Nah karena itu, ini beberapa tips untuk membersihkan kotoran telinga dengan aman. Dirangkum dari berbagai sumber, semoga saran berikut ini bisa kamu terapkan dan kamu juga bebas dari ketidaknyamanan karena tumpukan kotoran telinga.

  • Cari tahu dulu tekstur kotoran telingamu

Foto: thinkstock

Kamu harus tahu nih tesktur kotoran telingamu, sebab tekstur ini dapat mempengaruhi mudah atau tidaknya kotoran keluar. Kalau kotoran telingamu tergolong kering, gunakan pelunak kotoran telinga yang biasanya mengandung mineral oil, baby oil, glycerin, dan saline seperti dikutip dari Health Line.

Teteskan sesuai jumlah yang disarankan dari instruksi produk untuk membuatnya lunak. Biar lebih aman, konsultasikan ke dokter dulu.

Baca Juga : Harga Market Ontology (ONT) Menjelang Peluncuran MainNet

Menurut dr Agus Subagio, SpTHT, dari RS Pondok Indah Puri Indah, beberapa waktu lalu menjelaskan kepada detikHealth kotoran telinga yang bertekstur keras terjadi karena terdorongnya kotoran pada liang telinga ke dalam. Sehingga kotoran sulit dibersihkan dan mengeras.

  • Jangan pakai cotton bud, terus pakai apa dong?

Foto: thinkstock

Meski begitu, para ahli sepakat untuk tidak membersihkan kotoran telinga sendiri apalagi menggunakan cotton bud. Sebab hal tersebut dapat menyebabkan cedera jika tidak dilakukan dengan benar.

“Saran saya pakai kapas dan hanya di bagian sekitar lubang bukan di lubangnya,” ujar dr Agus.

Lebih lanjut, dr Agus mengatakan bahwa pada dasarnya kotoran pada telinga dapat keluar sendiri secara alami. Salah satu hal yang dapat membantunya dengan menggerakkan rahang seperti berbicara atau mengunyah makanan. Akan tetapi kalau kotoran telinga terlanjur mengeras, bantuan ahli tentunya kamu butuhkan.

  • Jangan sering-sering pakai earphone
Baca Juga:  Soal Istri Pukuli Suami Stroke, Ini Saran Psikolog Agar Caregiver Tak Stres

Pernah dengar orang tuamu marah-marah karena kamu sering pakai earphone dan mengeluh kamu jarang merespon panggilannya? Waduh hati-hati, jangan-jangan kotoran telingamu memang sudah mengendap serta masuk ke dalam. Alhasil kamu jadi sulit mencerna omongan orang lain. Wih enggak mau kan?

“Salah satu yang nggak bagus itu penggunaan earphone. Kalau liang telinga produksi kotoran cukup aktif itu (penggunaan earphone) bisa mendorong kotoran masuk ke dalam,” kata dr Agus.

Bukan cuma kotoran telinga ya masuk semakin dalam, penggunaan earphone secara berlebihan bisa menimbulkan kerusakan karena paparan bising. Sampai saat ini, menurut dr Agus belum ada pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini